Profil 7 Kota Tempat Raja Buku Diskon Berlabuh (2)
Pekalongan merupakan kota pesisir yang berbatasan langsung dengan laut Jawa. Termasuk salah satu kota yang ramai disinggahi, selain mempunyai pelabuhan perikanan terbesar di Jawa kota ini juga dilalui jalur utama trans jawa, pantura.
Kota dengan kepadatan penduduk 15,499 jiwa/km2 yang mendiami area seluas 17,55km2 ini dikenal sebagai kota batik. Batik Pekalongan memiliki corak khas pesisiran yang tidak ditemukan di tempat lain. Tidak dipungkiri jika industri batik baik di skala industri maupun rumah tangga bersaing merebut pasar sebagai ujung tombak pariwisata Pekalongan. Karena batiklah Pekalongan mengangkat batik sebagai ikon kota dan slogan Bersih, Aman, Tertib, Indah, Komunikatif.
Dalam rangka mendatangkan investor, pemkot Pekalongan mendirikan pusat bisnis terpadu yang merupakan perpaduan pusat perdagangan, perkantoran, restoran dan tempat hiburan. Dalam pusat bisnis terpadu ini dibangun bursa komoditas batik dan kerajinan, perkulakan batik dan kerajinan, eceran ( retailer ) produk tekstil, batik dan garmment serta kerajinan, perkantoran swasta, restoran dan tempat permainan anak. (sumber : Pemkot Pekalongan)
Melihat perkembangan kota yang sedemikian pesat, Raja Buku Diskon mulai mengambil peta dari tumpukan peta-peta wilayah jawa dwipa. Setelah bergelut dan berargumentasi bahwa daerah ini cocok untuk dibangun kerajaan buku, maka ditentukanlah lokasi untuk mendirikan kerajaan.
Maka ditariklah kabel-kabel serta beraneka macam surat dari beberapa kantor setempat ke jalan KH. Mansyur nomor 79 Pekalongan. Kelak, di tempat inilah Raja Buku Diskon akan dinobatkan, yaitu pada tanggal 31 Oktober 2009. (bersambung)
Courtesy : Pemkot Pekalongan



Comments
No comments yet.