Parade Gajah di Grand Opening Togamas Solo
Toko buku diskon Togamas kembali menggelar Grand Opening untuk gerai barunya di kota Solo, Jawa Tengah. Seperti halnya toko-toko yang baru dibuka di beberapa kota/kabupaten di Jawa Timur, toko ini merupakan pengembangan dengan sistem partnership.
Seremonial pembukaan toko yang dimeriahkan dengan live music ini dibuka secara simbolis oleh Johan Budhie Sava, Handoko (partner), dan Sunaryo (UPTD Kecamatan Laweyan, Solo) dengan memecah kendi pada hari Sabtu, 3 Oktober 2009.
Selanjutnya acara dilanjutkan pada hari Minggu, 4 Oktober 2009 dengan mengarak gajah melalui jalan-jalan protokol kota Solo bersama rombongan “tempo doeloe” yang bersepeda kumbang kuno, dan kesenian rakyat kuda lumping.
Secara simbolis, Johan Budhie Sava memberikan gentong yang penuh dengan tulisan-tulisan tentang kebodohan, kemalasan, buta huruf, dan sejenisnya yang nantinya akan dipecahkan oleh sang Gajah. Diharapkan dengan pecahnya “gentong bodoh dan pemalas” ini masyarakat semakin tau akan pentingnya buku.
Iring-iringan gajah dan rombongan itu menarik perhatian warga di sekitar jalan-jalan yang dilalui rombongan, juga pengguna jalan yang kebetulan lewat. Seperti pawai partai politik, mereka membawa beraneka macam media promosi termasuk sang gajah yang berselimut spanduk warna merah.
Kehadiran Togamas di kota Solo diharapkan mampu melayani penggila buku yang membutuhkan bacaan bermutu dengan harga miring. Tanpa harus menawar tentunya.
Picture courtesy Anas Farobi
Trackbacks & Pingbacks
- Pingback by Kulonuwun Semarang, Togamas ingkang Sowan on October 13, 2009 @ 13:25



dahsyat…solo succes for u
[Reply]
sayang…..grand opening semarak…tapi habis itu gak da greget, buat goyang pasar buku dislo.
[Reply]
koleksi bukunya msi sangat jauh dr lengkap…dlengkapi donk, biar minat pembaca dslo mkn besar…
[Reply]